Tampilkan postingan dengan label aktivitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aktivitas. Tampilkan semua postingan

Membangun Karakter Anak Melalui Literasi Digital


Karakter berasal dari kata yunani charassein yang berarti mengukir sehingga terbentuk suatu pola artinya memiliki karakter yang baik adalah tidak secara otomatis dimiliki setiap manusia begitu ia dilahirkan tetapi memerlukan proses panjang melalui pengasuhan dan pendidikan.

Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dapat terwujud jika anak tumbuh dilingkungan yang berkarakter, fitrah anak yang terlahir suci dapat dikembangakan secara optimal, ini memerlukan peran serta semua pihak keluarga, sekolah dan seluruh komponen yang ada dalam masyarakat contoh lembaga keagamaan, perkumpulan olah raga, komunitas bisnis dan lain-lain.

Membangun karakter bagi anak memang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari fenomena-fenomena yang terjadi saat ini dan tantangan masa depan yang dihadapi semakin kompleks.

Kemudahan akses internet merubah segala jenis komunikasi dan informasi di dunia, dampaknya tak hanya sampai di dunia digital/maya tetapi akan berdampak kepada interaksi di dunia nyata.


Orangtua perlu untuk mendampingi anak belajar dengan sambungan internet serta bagaimana berperilaku yang pantas dan aman di dunia maya.

Adanya internet membuat seluruh orang di dunia dengan koneksi internet dapat terhubung, dengan adanya kebebasan koneksi tanpa aturan ini orangtua perlu membuat aturan yang disepakati bersama anak dalam menggunakan internet.

Tantangan terbesar dengan adanya media digital dan teknologi adalah anak akan lebih cepat belajar menggunakan media digital dibanding dengan orangtua.

Oleh karena itu, dalam membangun karakter anak melalui literasi digital dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan efek positif. Serta Pengabdian Masyarakat tentang membangun karakter anak melalui literasi digital ini dapat menjadi pengetahuan, pendidikan dan wawasan yang baik bagi anak.

Pengabdian masyarakat salah satu Tri Darma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan oleh Dosen di setiap semesternya, STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program Studi Sistem Informasi bekerja sama dengan RPTRA Maya Asri 13 Palmerah mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema "Membangun Karakter Anak Melalui Literasi Digital".

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di aula RPTRA Maya Asri 13 Palmerah yang di hadiri oleh anak-anak RPTRA Maya Asri 13 Palmerah dengan pemateri Bapak Maruloh, M. Kom. Salah satu Dosen STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program Studi Sistem Infomasi.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari sabtu, tanggal 07 September 2019 yang berjalan dengan baik terlihat dari antusias para peserta dalam mengikuti kegiatan ini, pemaparan tema oleh pemateri sangat runut mulai dari bagaimana memilih konten yang positif yang harus diputar atau ditonton, apa saja sikap dan foto yang positif yang dapat disebar di media sosial dan bagaimana sikap sebagai penonton atau pemilik media social jika ada konten yang tidak baik.

Kegiatan berjalan sangat interaktif dengan timbulnya berbagai macam pertanyaan dari peserta seperti bagaimana jika ada foto atau video yang kurang baik sampai dengan bagaimana cara bersikap di dunia media social untuk kalangan anak-anak.

Setelah akhir kegiatan acara ditutup dengan doa kemudian di lanjutkan dengan games dan doorprize sehinga suasana lebih hangat dan meriah, konsisten dari mulai awal acara sampai dengan akhir acara.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Dengan Kegiatan Penyuluhan Kiat Sukses Membangun Bisnis Online Dengan Memanfaatkan Smartphone Pada Rptra Kalideres

 Pengngabdian masysarakat salah satu Tri Darma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan oleh Dosen di setiap semesternya, STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program Studi Sistem Informasi bekerja sama dengan RPTRA Kalideres mengadakan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat sekitar dengan tema “Kiat Sukses Membangun Bisnis Online Memanfaatkan Smartphone”. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di aula RPTRA Kalideres yang di hadiri Ibu PKK dengan pemateri Bapak Dikdik Permana Wigandi, M. Kom. Salah satu Dosen STMIK Nusa Mandiri Jakarta prodi Sistem Infomasi.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari sabtu, tanggal 9 Maret 2019 berjalan dengan baik terlihat dari seirusnya para peserta dalam mengikuti penyuluhan, pemaparan tema penjualan online oleh pemateri sangat runut mulai dari bagaimana memilih produk yang akan dijual, bagaimana memilih media online yang akan digunakan untuk jualan apakah e-commerce atau market place dan bagaimana mempromosikan lapak yang telah dibuat dengan membuat profile usaha, masukan gambar-gambar dalam galeri sampai dengan mensetting logo usaha.

Penyuluhan berjalan sangat interaktif dengan timbulnya berbagai macam pertanyaan dari peserta seperti bagaimana tips sehat dan aman bertransaksi di internet sampai dengan bagaimana mempromosikan barang medos. Setelah akhir penyuluhan acara ditutup dengan doa kemudian di lanjutkan dengan games dan doorprize sehinga suasana lebih hangat dan meriah, konsisten dari mulai awal acara sampai dengan akhir acara

Workshop Pembekalan Sertifikasi Programmer Program Studi Sistem Informasi

Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusannya dalam bidang Programmer, maka program Studi Sistem Informasi bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Bina Sarana Informatika mengadakan sertifikasi kompetensi bidang pemrograman (Programmer). Latar belakang diadakannya sertifikasi kompetensi ini adalah kebutuhan programmer yang semakin meningkat, dan terbukanya persaingan dengan SDM yang lain sehingga lulusan dari program Studi Informasi harus memiliki legitimasi dan pengakuan di bidang programmer, salah satunya dengan memiliki sertifikasi programmer.
Menindaklanjuti rencana tersebut, maka program studi Sistem Informasi mengadakan workshop pembekalan sertifikasi kompetensi programmer kepada mahasiswa di seluruh kampus, agar mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta sertifikasi (asesi) memiliki bekal dan pengetahuan mengenai apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan sebelum proses sertifikasi. Acara workshop pembekalan dilakukan dibeberapa kampus UBSI, slah satunya kampus UBSI Cengkareng. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2019. Tercatat 131 mahasiswa mendaftar sebagai peserta sertifikasi kompetensi programmer.
Workshop di awali dengan penjelasan bagaimana pentingnya sertifikasi bagi mahasiswa untuk persaingan di dunia usaha, bagaimana peluang mereka jika memiliki sertifikasi. Kemudian dilanjutkan dengan tutorial pendaftaran dan pengisian formulir yang dibutuhkan (APL-01 dan APL 02). proses ini terbilang sangat penting karena ini adalah langkah awal dalam melakukan proses sertifikasi. Setelah tutorial selesai materi berikutnya adalah memberikan materi mengenai apa saja yang harus mereka pelajari sebelum proses sertifikasi.
Dalam hal ini narasumber menjelaskan unit-unit apa yang harus dikuasai oleh para asesi saat proses sertifikasi programmer. Dan workshop ditutup dengan mengadakan pengisian pendaftaran dan pengisian formulir APL-01 dan APL-02 dipandu oleh narasumber
.
Dengan adanya kegiatan workshop pembekalan sertifikasi programmer ini diharapkan mahasiswa dapat mengikuti kegiatan sertifikasi kompetensi programmer dengan baik tanpa kendala, dan memiliki bekal cukup untuk mengikuti proses sertifikasi tersebut. Sehingga kedepannya lulusan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Sistem Informasi benar-benar memiliki sertifikasi bidang programmer dan mampu bersaing dengan lulusan lain dalam dunia kerja.

Workshop Pembekalan Sertifikasi Sistem Basis Data


Sertifikasi meruapakan suatu penetapan yang diberikan oleh suatu organisasi profesional terhadap seseorang untuk menunjukkan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas spesifik. Di masa sekarang ini sertifikasi menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh seseorang untuk bersaing dalam dunia kerja. Karena pentingnya sertifikasi tersebut diharapkan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Sistem Informasi perlu memiliki sertifikasi terutama dalam bidang teknologi informasi. Berdasarkan hal tersebut, maka Universitas Bina Sarana Informatika bekerja sama dengan E-Test For Indonesian Profesional Knowledge Proficiency (Preinexus) menyelenggarakan sertifikasi di bidang Sistem Basis Data dengan target peserta para mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kampus Universitas BSI, dimana Kegiatan ujian sertifikasi akan diadakan pada tanggal 23 Juni 2019.

Sebelum mahasiswa mengikuti sertifikasi sistem basis data, program Studi Sistem Informasi memandang perlunya mengadakan pembekalan sertifikasi, dengan tujuan memberikan informasi kepada mahasiswa apa yang harus mereka persiapkan dan lakukan sebelum dilaksanakannya sertifikasi. Oleh karena itu program studi sistem informasi mengadakan workshop sertifikasi sistem basis data. Adapun pelaksanaanya adalah pada tanggal 20 Juni 2019 di kampus Universitas Bina Sarana Informatika BSD dengan peserta mahasiswa dari kampus UBSI BSD, UBSI Tangerang, dan UBSI Ciledug semester VI. Total keseluruhan peserta sejumlah 216 peserta yang dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai dari pukul 14.00-17.00 dan sesi kedua dimulai dari pukul 18.00-21.00. Narasumber untuk acara workshop Sertifikasi basis data ini adalah Maruloh, M.Kom, yang merupakan Dosen sekaligus staf STMIK Nusa Mandiri dan Universitas BSI.

Adapun materi yang disampaikan dalam workshop ini adalah mengenai pentingnya memiliki sertifikasi bagi mahasiswa, penegasan informasi mengenai proses sertifikasi sistem basis data. Kemudian pemaparan materi sistem basis data sebagai bekal mahasiwa mengikuti proses sertifikasi. Dan diakhir workshop peserta mengadakan simulasi mengenai proses sertifikasi, dimana ini merupakan proses yang cukup penting mengingat pada proses ini mahasiswa akan diberikan langkah-langkah dalam melakukan proses sertifikasi, seperti proses login, menjawab soal ujian sampai bagaimana cara mengunduh sertifikat. Tak lupa tutor workshop mendata kendala-kendala yang terjadi selama proses simulasi, sehingga kendala tersebut bisa segera diatasi secepat mungkin.

Dengan adanya kegiatan workshop sertifikasi basis data ini diharapkan mahasiswa dapat mengikuti kegiatan sertifikasi dengan baik tanpa kendala, dan memiliki bekal cukup untuk menjawab soal dalam sertifikasi tersebut. Sehingga kedepannya lulusan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Sistem Informasi benar-benar memiliki sertifikasi dalam bidang basis data dan mampu bersaing dengan lulusan lain dalam dunia kerja

PELATIHAN PEMBUATAN WEBSITE PADA STAFF DAN PERANGKAT KECAMATAN SETU TANGERANG SELATAN

Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di jajaran Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, maka pihak kecamatan mengadakan pelatihan pembuatan website kepada staff dan perangkat kecamatan.

Pelatihan dilakukan selama 5 hari dimulai dari tanggal 5-9 Nopember 2018, dengan peserta sebanyak 10 orang, dan tutor sebanyak 2 orang yang dikirim oleh pihak Universitas BSI yaitu Maruloh, dan Mochamad Nandi Susila. Secara khusus pelatihan ini bertujuan agar staff kecamatan dapat memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang untuk keperluan kecamatan. Salah satunya memanfaatkan website untuk media promosi Kecamatan, atau penyampaian informasi kepada masyarakat melaui web sehingga lebih cepat dan efektif.


Pelatihan hari pertama dibuka oleh Camat Setu Bapak H.Heru Agus S.Ap, M.Si, serta sambutan pihak universitas BSI. Tutor di hari pertama dan kedua adalah Maruloh. Beliau membahas mengenai dasar-dasar dari internet, serta penjelasan mengenai HTML, dan PHP. Dasar ini sangat penting sebelum membuat sebuah web.


Hari ketiga sampai kelima, materi pelatihan adalah studi kasus website, yang dijelsakan oleh Mochamad Nandi Susila. Materi dimulai dari pembuatan Database, Back-end (halaman administrator), front-end (halaman depan Web), dan pembuatan laporan berupa cetakan dalam format excel (xls). Pelatihan ditutup dengan memberikan evaluasi kepada peserta berupa latihan soal.

Semoga dengan adanya pelatihan ini, dapat meningkatkan skill dan kemampuan staff kecamatan Setu dalam hal pembuatan web, yang nantinya bias berguna untuk Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN KEGIATAN PENYULUHAN TIPS DAN TRIK SUKSES BERWIRAUSAHA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA ONLINE PADA WARGA RT 05 RW 13 DURI KOSAMBI

Kampus STMIK Nusa Mandiri Jakarta khususnya dari program studi Sistem Informasi telah sukses melaksanakan salah satu tugas Tri Darmanya yaitu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk semester ganjil 2018/2019. Kegiatan ini diadakan di pemukiman warga yang terletak di Jln. H. Sanusi RT 05 RW 13 Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat. Berada di wilayah yang cukup strategis dari pusat kota karena keberadaannya yang tidak jauh dari Stasiun Kereta Rawa Buaya Cengkareng sehingga mudah dijangkau bagi yang berdomisili di sekitar wilayah Provinsi Ibukota Jakarta. Ibu-ibu warga RT 05 di sana mempunyai sebuah kegiatan bersama dimana mereka berjualan perlengkapan jenazah. Namun mereka tidak tahu bagaimana cara untuk mempromosikan produk dari kegiatan mereka. Untuk itu kami mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tips dan trik sukses berwirausaha dengan memanfaatkan media online. Untuk membantu warga di sana agar dapat mempromosikan produk yang di jual.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan 1 hari yaitu hari Sabtu tepatnya tanggal 08 September 2018. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari ketua pelaksana. Selanjutnya diberikan materi penyuluhan oleh Bapak Iwan, SE, MM. Tutor memberikan materi secara detail mulai dari teori hingga kepenerapannya untuk memasarkan sebuah produk. Para warga sangat antusias dengan kegiatan ini. Selesai memberikan penjelasan banyak juga warga yang bertanya karena keingintahuannya. Kegiatan ini berakhir sebelum adzan Dzuhur dengan ditutup foto bersama warga dan panitia.

Semoga apa yang telah dilaksanakan dalam kegiatan ini bisa bermanfaat khususnya untuk para ibu-ibu warga Rt 05 Rw 13 Duri Kosambi agar dapat mempromosikan produknya dengan offline ataupun online.

PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN KEGIATAN PELATIHAN MAHIR MENGGUNAKAN MICROSOFT WORD DAN EXCEL PADA YAYASAN DARUSSALAM LI TARBIYATIL ISLAMIYAH

Di awal semester genap 2017/2018 para dosen dari kampus STMIK Nusa Mandiri Jakarta khususnya dari program studi Sistem Informasi mengadakan salah satu tugas Tri darmanya yaitu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan kali ini diadakan di sebuah Pondok Pesantren. Pondok Pesantren ini bernama Yayasan Darussalam Li Tarbiyatil Islamiyah yang terletak di Jln. Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Berada di wilayah yang cukup strategis dari pusat kota karena keberadaannya yang tidak jauh dari Stasiun Kereta Poris dan Terminal Poris Plawad sehingga mudah dijangkau bagi yang berdomisili di sekitar wilayah Provinsi Banten maupun Ibukota Jakarta. Visi dari Yayasan Darussalam Li Tarbiyatil Islamiyah yaitu terwujudnya generasi yang mapan intelektual dan kokoh spritual. Yayasan Darussalam Li Tarbiyatil Islamiyah ini membuka lembaga pendidikan formal untuk jenjang menengah pertama sekolah menengah pertama (SMP). Di sana memiliki fasilitas ruangan kelas yang memadai serta adanya Lab Komputer yang didalamnya hanya terdapat kurang dari 20 komputer saja. Sehingga proses pembelajaran untuk mata pelajaran Komputer kurang efektif. Untuk membantu mewujudkan visi dari pondok pesantren maka Dosen dari STMIK Nusa Mandiri Jakarta berinisiatif melaksanakan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan computer berupa pembelajaran word dan excel.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan selama 2 hari yaitu hari Sabtu dan Minggu tepatnya tanggal 28 dan 29 April 2018. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari ketua pelaksana yaitu Ibu Mulia Rahmayu, M.Kom. Di hari Sabtu kegiatan ini dengan memberikan materi Word. Materi word ini disampaikan oleh Bapak Agus Yulianto, M.Kom. Dibantu juga oleh Bapak Maruloh, M.Kom dan Bapak Dikdik Permana Wigandi, M.Kom. Materi yang disampaikan cukup ringan, santai namun serius. Siswa begitu antusias untuk mendengarkan penyampaian materi ini.
Pada hari berikutnya pemberian materi pengabdian berupa excel. Materi ini disampaikan oleh Bapak Iwan, SE,MM, Ibu Asri Wahyuni, M.Kom serta dibantu juga oleh Bapak Jordy Lasmana Putra, S.Kom. Walaupun excel terbilang salah satu materi yang dianggap sulit karena mengandung perhitungan, namun peserta yang mengikuti materi ini juga sangat antusias. Materi disampaikan dengan cara mudah untuk dipahami oleh siswa.
Di akhir kegiatan tim pengabdian masyarakat dari STMIK Nusa Mandiri Jakarta memberikan sedikit kenang-kenangan untuk pondok pesantren. Semoga apa yang telah dilaksanakan dalam kegiatan ini bisa bermanfaat khususnya untuk para siswa siswa pondok pesantren Darussalam Li Tarbiyatil Islamiyah dalam meningkatkan kemampuan dan mutu siswa berintelektual komputer

SEMINAR MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN DI PANTI ASUHAN ANAK “ADINDA” YAYASAN SOSIAL BUDAYA SOSROKARTONO

Para Dosen, Staff dan juga Instruktur dari Program Studi Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri Jakarta dalam rangka menjalankan salah satu tugas pokok Tri Darma perguruan tinggi mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan anak-anak dari Panti Asuhan “ADINDA” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono dengan memberikan materi kegiatan berupa Seminar Media Sosial Dan Dampaknya Pada Lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan pada hari Minggu 17 Desember 2017. Para peserta begitu antusias untuk mengikuti kegiatan ini terbikti dengan kehadiran mereka yang tepat waktu.

Sosial media saat ini rata-rata di gunakan oleh masyarakat umum yang ada di Negara Indonesia ini, sosial media ini mayoritas digunakan oleh kalangan remaja dan dewasa, sampai anak-anak juga menggunakan sosial media, tidak kalah orang tua juga tidak ketinggalan gaul untuk menggunakan sosial media, sosial media mempunyai nama yang berbeda-beda, rata-rata sosial media menghubungkan orang yang berada di bumi, bukan hanya orang Indonesia berhubungan dengan orang Indonesia saja tetapi juga terjadi antar orang Indonesia dengan orang luar negeri. Penggunaan Sosial Media tidak hanya memberikan dampak positif namun juga dapat memberikan dampak negatif bagi penggunanya maupun lingkungan. Untuk itu perlunya pemberian pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang dampak dari media sosial itu sendiri.

Seminar ini dimulai dengan sambutan dari ibu Kepala Panti Asuhan “ADINDA” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono yaitu ibu Hj. Nani S Sudarmo lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua pelaksana ibu Mulia Rahmayu, M.Kom. Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi oleh Bapak Agus Yulianto, M.Kom sebagai pembicara yaitu Dosen STMIK Nusa Mandiri Jakarta. Beliau menyampaikan materi seminar dengan judul seminar “Media Sosial dan Dampaknya Pada Lingkungan”.

Bapak Agus Yulianto, M.Kom menyampaikan materi secara perlahan dan sabar kepada peserta dimana peserta seminar ini adalah anak-anak yang memiliki usia yang berbeda dan tingkatan sekolah yang berbeda. Penyampaian materi dimulai dari menjelaskan pengertian tentang media sosial, ciri-ciri serta jenis dan contohnya. Penjelasan selanjutnya pembicara memaparkan data statistik pengguna internet di Indonesia berdasarkan dari usia, pekerjaan dan konten yang paling banyak dikunjungi. Penjelasan berikutnya pembicara memberikan contoh-contoh efek positif dan negatif dari media sosial. Pembicara juga memberikan tips bagaimana caranya agar terhindar dari efek negatif media sosial. Untuk menambah wawasan dan ilmu peserta pembicara memberikan pemahaman UU ITE agar bijak dalam menggunakan sosial media. Pembicara selanjutnya memberikan tips agar bijak dalam bersosial media. Dan pembahasan terakhir yaitu pembicara memberikan contoh realita dampak dari media sosial dan perubahan perilaku di masyarakat.

Selesai memberikan materi seminar, pembicara memberikan kesempatan kepada peserta pengabdian masyarakat untuk bertanya. Banyak peserta yang bertanya dengan pertanyaan yang bagus. Dengan senang hati, pembicara menjawab seluruh pertanyaan yang diberikan oleh peserta.

Acara selanjutnya ditutup dengan doa. Dan sebagai ucapan terima kasih, kami memberikan kenang-kenangan untuk Panti Asuhan “ADINDA” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono. Semoga kegiatan pengabdian masyarakat yang telah kami lakukan dapat bermanfaat untuk anak-anak panti. Amin..

SNIPTEK 2016:“Peran Dosen Dalam Kegiatan Keilmuan Untuk Menunjang Kinerja Perguruan Tinggi”


Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer (SNIPTEK) 2016 merupakan pertemuan ilmiah tingkat nasional, yang dihadiri oleh para peneliti dengan menunjukan hasil penelitian terbaru mereka, serta mendiskusikan. SNIPTEK ini diadakan untuk menumbuh kembangkan budaya menulis ilmiah, meningkatkan kegiatan penelitian dikalangan akademisi ataupun profesionalisme dibidangnya masing-masing.

Dosen merupakan kompunen terpenting dialam perguruan tinggi. Keberadaan dosen menjadi sangat penting terkait dengan peran, tugas, dan tanggungjawab, sebagai tenaga untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional. Untuk menuju tujuan pendidikan nasional tersebut diperlukan Dosen yang Profesional, hal tersebut sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dimana dosen dinyatakan sebagai pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Bab 1 Pasal 1 ayat 2).

PENYULUHAN PEMANFAATAN MARKETPLACE PADA MEDIA SOSIAL KEPADA IBU-IBU PKK RW 06 CENGKARENG TIMUR JAKARTA BARAT

Perkembangan internet yang semakin pesat membawa dampak yang sangat signifikan bagi kehidupan manusia. Perkembangan tersebut merambah berbagai bidang kehidupan manusia termasuk dalam sistem penjualan, atau yang kita sebut dengan Istilah e-commerce. Penjualan online (e-commerce) semakin populer seiring dengan berkembangnya teknologi informasi. Dari e-commerce inilah muncul istilah marketplace. Marketplace adalah sebuah lokasi jual beli produk dimana seller dan juga konsumen bertemu di suatu tempat. Seller akan menjual barangnya dilapak yang sudah disediakan oleh e-commerce dengan konsep marketplace. Barang yang dijual marketplace tersebut kemudian akan diiklankan oleh pihak e-commerce untuk mendapatkan konsumen yang potensial. Kesuksesan e-commerce dengan konsep marketplace ini ditentukan oleh banyaknya jumlah seller dan juga konsumen tang bergabung di website e-commerce tersebut.


Pada seminar internet sehat dan etika sosial media ini seluruh pesertanya adalah ibu-ibu PKK RW 06 Kecamatan Cengkareng Timur Jakarta Barat. Alasan pemilihan ibu-ibu PKK dalam peserta pengabdian ini adalah karena pangsa pasar dalam penjualan adalah mayoritas dari kalangan ibu-ibu. Disamping itu kegiatan para ibu-ibu PKK yang mayoritas adalah ibu rumah tangga memungkinkan mereka memiliki waktu luang untuk melakukan aktifitas di marketplace, dan menambah penghasilan di bidang ini.

Di awal penyuluhan, pembicara memaparkan perkembangan marketplace yang semakin berkembang. Penulisa juga menjelaskan contoh-contoh marketplace yang populer di indonesia, bagaimana cara membuka toko di marketplace, manfaat dari sistem penjualan dengan marketplace, dan tips berdagang di marketplace.

Dengan adanya penyuluhan pemanfaatan marketplace ini diharapkan para ibu-ibu PKK mampu memanfaatkan teknlogi berupa marketplace ini untuk bisa menambah penghasilan mereka dan mampu menjadi ibu-ibu yang produktif serta ibu-ibu yang bisa mengikuti perkembangan teknologi.[Maruloh]

Training Of Trainer (ToT) Database Design And Programming With Sql Oracle Academy


ORACLE adalah perusahaan piranti lunak enterprise terbesar di dunia yang menyediakan piranti lunak enterprise kepada perusahaan dan organisasi terbesar dan paling sukses di dunia. Oracle menyediakan produk-produk database, aplication server collaboration selain enterprise business aplications dan perangkat aplication development. Oracle adalah perusahaan piranti lunak pertama yang mengembangkan dan 100% menggunakan piranti lunak enterprise diatas Internet diseluruh lini produknya. Sejak diluncurkannya database relational pertama di dunia pada tahun 1977, Oracle telah menjadi bagian penting dalam revolusi teknologi yang secara nyata mengubah bisnis modern. PT. Oracle Indonesia adalah anak perusahaan dari Oracle Corporation, yang didirikan pada tahun 1995.

Oracle Academy adalah sebuah institusi pendidikan yang bergerak dibidang piranti lunak dengan produk database dan programming, yang kantornya berpusat di Redwood City California dan membuka kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan formal maupun non-formal dengan harapan mampu menyediakan SDM yang memiliki kompetensi database dan programming berbasis Oracle.

Oracle Academy Merupakan program non profit dari Oracle yang memberikan pelatihan kepada membernya. Pelatihan yang ada mencakup Database design and database programming with SQL, Database programming with PL/SQL, Java Fundamentals, Java Programming, dan Java Fundamentals and Java Programming. Dalam rangka meningkatkan kompetensi membernya dalam hal database dan program dengan SQL, maka Oracle Academy bekerja sama dengan APTIKOM mengadakan Training Of Trainner (ToT) Database design and database programming with SQL kepada seluruh member termasuk STMIK Nusa Mandiri yang merupakan member dari Oracle Academy.

Trainning of Trainner (ToT) Database Design and Programing With SQL dengan trainner Bpk Yuda Munarko membahas tentang 2 materi, yaitu: 
  1. Database Design (Hari pertama dan kedua)
  2. Programming With SQL (Hari ketiga keempat dan kelima)


Kegiatan Trainning of Trainner (ToT) ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat, tidak hanya bagi dosen tapi juga bagi mahasiswa. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, mampu meningkatkan kemampuan dosen terutama dalam hal penguasaan database design dan programming with SQL. Sehingga kedepannya mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang database dan SQL

SEMINAR PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN TAMBAHAN BAGI IBU RUMAH TANGGA


Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Dengan internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi, sehingga informasi harus disaring untuk mendapatkan informasi yang tepat dan relevan. E-commerce memberikan pilihan kepada produsen tentang jenis usaha dan skala usaha yang akan dikembangkan. Dengan mengimplementasikan teknologi informasi e-commerce, produsen dapat memilih untuk mengembangkan target pasar kepada pasar global atau hanya fokus terhadap segmen pasar tertentu. Bagi usaha kecil dan menengah, dengan menggunakan e-commerce dapat menawarkan.

Pada seminar pemanfaatan e-commerce dalam meningkatkan pendapatan tambahan bagi ibu rumah tangga ini seluruh pesertanya adalah ibu-ibu PKK yang ada di lingkungan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalideres. Karena ibu-ibu tersebut tidak berpenghasilan rutin maka dapat mendorong dan menjadikan peluang usaha untuk ibu PKK dalam meningkatkan pendapatan tambahan. Dengan memberikan pandangan dalam pemanfaatan teknologi untuk berjualan online serta memanfaatkan beberapa aplikasi e-commerce dan juga media sosial. 

Di awal seminar, pembicara memaparkan perkembangan media sosial dalam internet saat ini. Kemudian dijelaskan juga mengenai para pengguna yang dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi antara lain blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Semua itu merupakan bentuk media sosial paling umum yang digunakan oleh masyarakat diseluruh dunia. Selain itu pembicara memaparkan tentang marketplace. Dimana seller akan menjual barangnya dilapak yang sudah disediakan oleh e-commerce dengan konsep marketplace. Barang yang dijual marketplace tersebut akan diiklankan oleh pihak e-commerce untuk mendapatkan konsumen yang potensial. Kemudian dijelaskan pula bahwa kesuksesan e-commerce dengan konsep marketplace ini ditentukan oleh banyaknya jumlah seller dan juga konsumen yang bergabung di website e-commerce tersebut. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis. 

Dijelaskan juga untuk mendapatkan lapak berjualan seorang seller tidak dibebankan biaya sewa. Hal tersebut menyebabkan banyak orang yang mendaftar untuk melakukan jual beli di e-commerce. Pihak e-commerce pun mendapatkan keuntungan dari pihak seller dengan memanfaatkan iklan premium. Oleh karena itu seseorang yang terlibat dalam e-commerce marketplace harus pandai-pandai mengiklankan marketplacenya dengan menggunakan media sosial lain. Beberapa marketplace juga dijelaskan disini salah satunya adalah Tokopedia. Sejak diluncurkan sampai hingga ankhir 2015, layanan dasar Tokopedia bisa digunakan oleh semua orang secara gratis. Yang lebih menarik disini adalah mendatangkan narasumber sebagai pelaku e-commerce marketplace disalah satu marketplace yang sudah popular di Indonesia. Sehingga para peserta dapat bertanya secara langsung kepada narasumber mulai dari penyetokan barang yang dijual, dana penjualan dari dropship, ongkos kirim dan lain sebagainya. Dan kemudian sebagai penutup seminar, pembicara mempraktekan langsung kepada para peserta seminar cara membuka lapak jual di salah satu marketplace yang popular di Indonesia.

SEMINAR INTERNET SEHAT DAN ETIKA BERKOMUNIKASI DI SOSIAL MEDIA UNTUK ANGGOTA SUZUKI SATRIA F150 CLUB (SSFC) PENGDA SEBUAH PENGABDIAN DOSEN BSI UNTUK MASYARAKAT


Pada hari Kamis, tanggal 25 Februari 2016 STMIK Nusa Mandiri Jakarta telah mengadakan Pengabdian Pada Masyarakat dengan Tema “Internet Sehat dan Etika Berkomunikasi di Sosial Media” untuk Komunitas Suzuki Satria F150 Club ( SSFC ) Tangerang Raya. Acara ini bertempat di kampus BSI Cengkareng. Materi disampaikan oleh ibu Jenie Sundari dan bapak Maruloh selaku tutor. 

Internet (Interconection Networking) adalah jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan jutaan bahkan milyaran jaringan computer dengan berbagai tipe dan jenis. Internet sehat adalah cara berprilaku yang beretika saat mengakses suatu informasi dari internet, selain itu juga pengguna internet yang sehat tidak melakukan aktivitas internet yang melanggar hokum seperti Pelanggran Hak Cipta (Ilegal), Hacking dan mengakses konten legal. 

Tahun 2009 hingga saat ini Sosial Media menjelma sebuah raksasa informasi yang sangat potensial di Indonesia. Tingginya pengguna internet di Indonesia adalah salah satu faktor pendukung perkembangan jejaring-jejaring situs pertemanan dan informasi tersebut di Indonesia. Berdasarkan data Statistik Pengguna Internet dan Mobile di Indonesia tahun 2014, perkembangan pengguna internet di Indonesia mencapai 15% atau 38,191,873 dari total nilai populasi 251,160,124, sedang indikator pengguna sosial media di Indonesia sekitar 15%, persentasi tersebut hampir sama dengan total perkembangan pemakai internet di Indonesia. Selain perkembangannya yang begitu pesat, fenomena Penggunaan sosial media di Indonesia juga banyak yang menyimpang. Berdasarkan berita-berita di media nasional kita begitu banyak kejahatan-kejahatan yang berawal dari sosial media, baik itu penipuan, penculikan, saling perang argumen berujung dipenjara pun sudah ada kejadian, hingga etika bersopan santun kini tak ada lagi nilai dalam melakukan komunikasi online dalam sosial media. 

Di Indonesia pertumbuhan media social sudah sangat pesat sekali. Sebagian besar anak muda, sudah menggunakan media social untuk berkomunikasi, berbagi informasi, dan lain sebagainya. Media social yang sangat berkembang saat ini adalah Twitter, Facebook, Blog, dan lain-lain. Meski bebas berinteraksi di media sosial, kadang kita melupakan etika. Kita seyogyanya tetap menjaga sopan santun, menjaga kesopanan saat berinteraksi di sana. Internet memberikan kebebasan, namun jangan sampai kebebasan itu kita salahgunakan. Kebebasan yang kita dapat jangan digunakan untuk menyebar fitnah, kebohongan, atau hal lain yang merugikan pihak lain. Berselancar di media sosial, juga harus dijaga sopan santun agar kita mendapat simpati, dipercaya, serta menjadi acuan masyarakat. 


Berikut ini beberapa tips untuk menghindari perseteruan akibat salah memahami maksud dan maknayang disampaikan orang lain. 
  1. Pergunakan kalimat yang jelas dan selesai. Pergunakan bahasa yang mudah dipahami orang lain. Pilih kata-kata yang maknanya jelas. Jangan lupa, membuat kalimat yang utuh, jangan sepotong-sepotong yang bisa membuat orang lain susah memahami maksudnya.
  2. Hati-hati penggunaan huruf kecil dan besar.Meskipun sederhana, penggunaan huruf kecil atau besar juga bermakna berbeda. Huruf besar identik dengan marah dan arogansi kita terhadap orang lain.
  3. Hati-hati dengan pemilihan warna.Hati-hati dalam memilih warna yang dipergunakan untuk mewarnai kalimat yang akan diposting. Setiap warna memiliki arti yang berbeda-beda.
  4. Hati-hati memilih ikon atau simbol. Untuk mengekspresikan isi hati, seringkali kita menggunakan ikon atu simbol untuk mewakilinya. Pilihlah ikon atau simbol yang tepat untuk menggambarkan isi hati Anda.
  5. Pergunakan bahasa yang tepat dengan siapa kita berinteraksi. Perlu kiranya kita memahami dengan siapa kita berinteraksi. Ingat, tidak semua orang senang bahasa gaul ataupun bahasa yang terlalu sopan. Salah satu cara sederhana untuk mengetahui bahasa yang yang dicocok dengan orang lain adalah dengan cara membaya gaya bahasa yang dipergunakan saat berkirim pesan menulis status ataupun merespon status orang lain.
  6. Berikan respon secepat yang kita bisa. Tidak adanya balasan atas pesan yang dikirim juga bukanlah etika berkomunikasi yang baik. Jika terjadi komunikasi tertulis via email atau chat sedangkan orang lain masih memerlukan klarisikasi, lebih baik segera diselesaikan. Jangan biarkan orang lain memberikan penilaian yang buruk dengan diri kita. Jika memang sibuk, pergunakan kata ‘maaf’ jika kita baru bisa merespon pertanyaan orang lain tersebut.
  7. Jangan lari dari tanggung jawab. Apapun yang terjadi, kita harus bertanggung jawab terhadap setiap ungkapan yang kita keluarkan dalam bentuk tulisan. Suka atau tidak suka, kita harus menerima komentar atas ungkapan yang kita buat tersebut, jangan sampai kita lari dari tanggung jawab. Ini bukan suatu etika diskusi yang baik, apalagi diskusi tersebut dilakukan oleh mereka kaum terdidik.
  8. Mengakui kekurangan kita. Janganlah marah ketika kita menerima kritik dari orang lain, jika memang kita masih ada kekurangan atau kita salah. Bersikaplah ‘jantan‘ untuk mengakui kesalahan atau kekurangan kita.

SEMINAR INTERNET SEHAT DAN ETIKA SOSIAL MEDIA SEBAGAI PENGABDIAN NUSA MANDIRI DALAM MENYIAPKAN GENERASI MUDA YANG BERKARAKTER DAN BERETIKA

Perkembangan internet yang semakin pesat membawa dampak yang sangat signifikan bagikehidupan manusia. Namun layaknya mata pisau, perkembangan internet bisa berdampak positif bagi kehidupan manusia, bisa juga berdampak negatif. Semua bergantung bagaimana teknologi ini dipergunakan. Begitupun dengan media sosial. Berkembangnya aplikasi media sosial seperti BBM, WhatsApp, Line, dan lain-lain, semakin memudahkan orang untuk saling berinteraksi dan terhubung. Oleh karena itu diperlukan aturan dalam menggunakannya. Sehingga tidak muncul permasalahan dikemudian hari yang menyebabkan kerugian bagi pengguna media sosial itu sendiri.
Pada seminar internet sehat dan etika sosial media ini seluruh pesertanya adalah ibu-ibu Pengelola Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalideres. Tentu bukan tanpa alasan mengapa ibu-ibu Pengelola RPTRA yang menjadi peserta. Karena orang tua dalam hal ini seorang ibu merupakan pengawas anak, yang secara langsung dapat memantau aktifitas anak. Oleh karena itu informasi mengenai tata cara penggunaan internet yang baik, dan beretika yang santun di media sosial.
Di awal seminar, pembicara memaparkan perkembangan internet di Indonesia sampai dengan Januari 2016 yang mencapai 88,1 juta pengguna aktif internet. Kemudian juga perkembangan sosial yang paling sering digunakan di Indonesia. Kemudian dijelaskan juga mengenai manfaat internet, mulai dari media hiburan, sumber informasi sampai dengan fasilitas untuk belanja. Semua bisa dilakukan dengan adanya internet. Internet pun memiliki dampak negative yang tidak sedikit, seperti banyaknya konten-konten porno, konten SARA yang bisa menyebabkan kebencian, perjudian online, penipuan dan lain-lain. Semua kejahatan di dunia internet di atas disebut dengan “cyber Crime”. Untuk mengetahui batasan cyber crime tersebut dijelaskan Undang Undang dan peraturan pemerintah, sehingga diharapkan orang tua mengetahui dan dapat menyampaikan kepada anak-anak mereka agar tidak melakukan hal yang masuk ke dalam kejahatan cyber.
Yang tidak kalah penting adalah mengenai etika dalam berinternet, seperti gunakan ejaan yang benar, menghindari Caps Lock ketika melakukan percakapan, menagatakan yang sebenarnya, tidak memberikan informasi yang menyesatkan di internet, karena bisa menyebabkan permasalahan dan keresahan di masyarakat, jangan memposting sesuatu yang menimbulkan perdebatan, serta tidak mengirim email, SMS, atau BBM ditengah malam.
Untuk menghindari konten-konten negatif yang bisa diakses oleh anak, maka orang tua bisa menggunakan software parental, atau menggunakan browser yang aman seperti Safe Browser untuk Hand Phone. Diakhir seminar, ibu-ibu PKK diperlihatkan video Dampak negatif dari video porno bagi perkembangan otak anak, dan juga video mengenai penggunaan laptop atau computer yang baik untuk kesehatan [Maruloh]

Total Pengunjung

Pengikut